IP static
IP static bersifat tetap dan tidak akan berubah kecuali diubah secara manual oleh administrator jaringan. IP mmodel statis tidak akan berubah meskipun setiap kali pengguna terhubung ke jaringan atau mengirim pesan.
Ip dinamic
IP dinamis biasanya dikonfigurasi pada perangkat yang menggunakan protokol DHCP, dan sering memperoleh perubahan. DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) Server menggunakan sebuah sistem untuk melacak dan mencari informasi alamat IP yang asosiasi dengan elemen jaringan yang aktif. Alat yang digunakan untuk menerjemahan biasa dikenla dengan sebutan Domain Name Server (DNS).
Perbedaan ip static dan dinamic
Perbedaan antara IP Static dan Dynamic terletak pada durasi alamat IP yang ditetapkan. IP statis adalah alamat IP yang ditetapkan secara manual ke suatu perangkat untuk jangka waktu yang lama. Selain itu, alamat IP Dinamis sering berubah setiap kali pada saat si pengguna melakukan boot pada mesinnya, dan secara otomatis akan ditetapkan.
Sumber: https://www.kiosbarcode.com/blog/apa-perbedaan-ip-static-dan-dynamic/#:~:text=IP%20statis%20tetap%2C%20maksudnya%20adalah,dinamis%20dapat%20dikonfigurasi%20menggunakan%20DHCP.
Komentar
Posting Komentar