Pada tulisan kali ini saya akan menjelaskan tutorial membuat IP static dan IP dinamic pada perangkat router Mikrotik. alat yang bertugas untuk mengirimkan paket data melalui jaringan-jaringan yang berbeda-beda ke jaringan yang lain atau yang bertugas mengirimkan paket data di internet yang mendapat sebutan Router.Dalam membuat suatu jaringan, diperlukan konfigurasi alamat IP addres pada perangkat komputer. Untuk mengkonfigurasinya dapat menggunakan IP Static yaitu pengkonfigurasian IP addressnya secara manual. IP static biasa digunakan untuk jumlah client yang sedikit, jika jumlah client banyak maka akan menyulitkan saat pengkonfigurasian selain itu apabila terjadi perubahan srtuktur dan topologi pada jaringan maka diperlukan konfigurasi ulang pada setiap perangkat. Selain membuat IP secara static ada pula cara lain mengkonfigurasi IP yaitu IP Dynamic.IP Dynamic ini merupakan mengkonfigurasian IP secara otomatis menggunakan protocol DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol ). DHCP adalah adalah protokol client / server yang secara otomatis menyediakan host Internet Protocol (IP) dengan alamat IP dan informasi konfigurasi terkait lainnya seperti subnet mask dan default gateway.
Cara membuat IP static dan dynamic pada perangkat router Mikrotik sangat mudah, agan dapat mengikuti tutorial berikut
Cara Konfigurasi ip static1.Buka software Winbox. Sambungkan koneksi router Mikrotik menggunakan kabel RJ 45 pada ethernet 2 LAN PC, kemudian buka koneksi dengan klik tombol connect
2. setelah masuk ke menu awal, aktifkan interface WLAN 1 dan Ethernet 2 dengan cara klik interface>interface
klik wlan satu kali sehingga interface wlan 1 aktif dan berubah menjadii berwarna biru. Pastikan pula interface Ethernet 2 aktif.
3. Klik dua kali pada interface Wlan1 sehingga akan muncul dialog seperti dibawah ini. Pilih mode station kemudian ganti SSID menjadi prak_MJ_234 lalu tekan OK.
4. Setting wireless untuk interface Wlan1 dengan cara klik Wireless > pada wireless table klik security profiles > klik pada deflaut
setting mode pada dynamic keys kemudian centang pada WPA PSK dan WPA2 PSK, gunakan password lab234pcr pada WPA Pre-shared key dan WPA2 Pre shared key klik Ok.
5. kemudian setting IP dengan cara klik IP > addreses , lalu akan muncul address list
6. Aktifkan NAT yang berfungsi untuk menerjemahkan IP Ethernet ke Wlan 1 agar dapat terhubung dengan Admin secara remote atau tidak langsung. Tekan IP pilih firewall lal pilih NAT. Klik tanda (+), pada general pilih chainnya yaitu srcnat dan out interfacenya Wlan1. Tekan OK.
kemudian pilih Action, ganti actionnya menjadi masquerade. Tekan OK.
7. Setting IP pada komputer dengan cara buka Open Network Dan Sharing Center. pilih Change Adapter Setting.
IP Static telah selesai di konfigurasi, untuk mengecek konectivitas pada Admin. Pilih Tools > ping kemudian masukkan ip Admin yaitu 10.10.10.100 lalu start. jika berhasil maka akan muncul reply size dan TTL.
Setelah berhasil terkoneksi, kita dapat menyimpan file pengerjaan konfigurasi router. melalui file backup.
Cara Konfigurasi ip dinamis
1. pengatusan awal seperti konfigurasi IP Statis no 1-6.
2. Mensetting Router sebagai server yang nantinya akan memberikan ip secara tomtis dengan cara yaitu : pada menu IP pilih DHCP server> pada DHCP klil DHCP setup.
kemudian mensetting Router sebagai server yang nantinya akan memberikan ip secara tomtis dengan cara yaitu : pada menu IP pilih DHCP server> pada DHCP klil DHCP setup.
2. Router user digunakan sebagai DHCP Client dari router admin dengan cara yaitu klik IP, lalu pilih DHCP Client klik add atau tanda tambah (+) lalu pada Interface isi dengan wlan1 kemudian tekan OK.
pada DHCP server interface pilih ethernet 2 sebagai server. Lalu tekan tombol next hingga kotak dialog menampilkan succes. Setelah itu maka Ethernet 2 siap digunakan sebagai server
2. sellanjutna pastikan settingan IP pada pc dalam keadaan obtain atau otomatis, dengan cara buka network and Sharing Center pilih Change Adapter Settings
Setelah itu maka secara otomatis PC kita telah terhubung dengan server. Untuk mengeceknya dapat menggunakan cara buka command Prompt lalu ketik Ipconfig/release (enter) kemudian Ipconfig/renew(enter). Ipconfig/release digunakan untuk melepaskan atau mereset semua konfigurasi settingan IP addres pada PC sedangkan Ipconfig/renew digunakan untuk memperbaharui konfigurasi ipaddress pada komputer dan juga mengaktifkan kembali koneksi ke jaringan.
Kemudian IP DHCP server dapat dilihat pada commandprompt setelah mengetik Ipconfig/renew.
demikianlah tutorial konfigurasi IP Static dan IP Dinamic pada mikrotik
Sumber: https://www.google.com/amp/s/simplesiddiq.wordpress.com/2017/10/02/konfigurasi-ip-static-dan-ip-dinamic-pada-mikrotik/amp/
















Komentar
Posting Komentar