Ketahui Pengertian Hosting dan Domain Beserta Fungsinya
Belum abdol rasanya jika kita belum mengenal yang namanya hosting dan domain ketika berencana membuat sebuah website. Sebab, hosting dan domain ini sangat berperan penting untuk memenuhi semua kebutuhan website anda.
Selain harus mengetahui pengertiannya, anda juga wajib mengetahui fungsi-fungsi dari hosting dan domain itu sendiri. Bahkan, anda juga harus tahu di mana tempat mendapatkan hosting dan domain berkualitas.
Setidaknya, kali ini kita akan membahas tiga aspek berikut ini:
- Pengertian Hosting dan domain
- Fungsi Hosting dan Domain
- Tempat mendapatkan Hosting dan Domain berkualitas
Dan kita mulai saja dari yang pertama, yakni pengertian hosting dan domain.
Pengertian Hosting – Apa Itu Hosting?
Hosting adalah suatu space (ruangan) atau sebuah tempat di internet yang kita gunakan untuk menyimpan berbagai data-data dari sebuah website. Baik itu website perusahaan, website pribadi, website blog, dan lain sebagainya.
Setiap website yang ingin kita aktifkan (online-kan) dan dapat diakses oleh siapa saja, maka website tersebut harus disimpan pada suatu host.
Host itulah yang kita sebut Hosting.
*Baca juga: Cara meningkatkan Pageview Blog Anda Terbukti Ampuh
Hosting terbagi menjadi dua, yaitu:
- Hosting gratis, dan
- Hosting berbayar
Mungkin anda bertanya, jika ada hosting gratis, toh mengapa kita harus memakai yang berbayar?
Alasannya karena hosting berbayar banyak menawarkan fitur-fitur yang tentu tidak disediakan hosting gratis. Misalnya fitur auto installer softaculous, fitur php selector, fitur FTP, fitur webmail yang bagus, fitur mysql, bebas iklan, bebas masalah, performa lebih baik dan masih banyak lainnya.
Fitur-fitur tersebut tentu tidak akan kita dapatkan apabila menggunakan hosting gratis.
Selain miskin fitur, menggunakan hosting gratis juga dibatasi. Pasalnya, kita tidak bisa menentukan space yang akan kita gunakan. Berbeda dengan hosting berbayar, asalkan berani membayar lebih, maka anda dapat menentukan space penyimpanan hosting anda menjadi berapa pun yang diinginkan. Dengan catatan, anda berani membayar lebih.
Itulah pengertian hosting, sekaligus keunggulan hosting berbayar ketimbang yang gratis.
Pengertian Domain – Apa Itu Domain?
Indoworx.com, Google.com, Facebook.com, dll. Itu adalah beberapa contoh domain.
Sedangkan untuk pengertiannya, domain adalah identitas website yang ada di Internet. Nama unik website anda. Yang artinya satu-satunya dan hanya anda-lah pemiliknya.
Ibaratnya seperti nama merek dagang, yang tidak dapat digunakan oleh orang lain. Dan seperti itu juga yang namanya domain.
Contohnya seperti nama-nama domain yang disebutkan di atas. Misalnya Indoworx.com. Apakah ada website lain di internet yang menggunakan nama Indoworx, sama persis. Tidak ada bukan.
Karena domain itu hanyalah milik kami, dan tidak ada orang lain yang bisa menirunya dengan sama persis.
Sesingkatnya itulah pengertian domain.
Sebenarnya nama domain itu hanyalah alat pengingat untuk mempermudah manusia dalam mengakses komputer di internet.
Kenapa disebut mempermudah?
Karena, dalam jaringan komputer, ada yang biasanya disebut dengan nomor ip.
Sebenarnya itulah kode yang digunakan komputer untuk mengakses suatu website.
Karena di balik nama domain entah itu indoworx.com, google.com, facebook.com pasti ada yang namanya alamat ip. Misalnya Facebook.com , alamat ip-nya 203.30.132.233 (Hanya perumpamaan). Dan itu hanya satu website.
Bayangkan saja jika tidak ada nama domain, dan anda ingin membuka beberapa website di internet. Apakah anda ingat semua angka-angka alamat Ip-nya? meskipun ingat, pasti susah bukan. Nah, di sinilah peran penting adanya nama domain.
Yaitu untuk mempermudah mengingat nama website.
Dan jika diibaratkan, domain itu bagaikan buku telepon pada sebuah handphone. Anda tentu lebih mengingat nama, daripada nomor telepon seseorang.
Domain sebenarnya ada banyak sekali, tapi akan kita ambil sedikitnya dua saja.
*Baca juga: Apa itu HTTPS? Manfaat, Jenis-Jenis Website, dan fungsi HTTPS
Jadi, nama domain terbagi menjadi dua:
- Domain TLD (Top Level Domain)
contohnya:
.COM
.NET
.ORG, dll
- Domain ccTLD (Country Code Top-Level Domain)
ccTLD adalah sebuah ekstensi domain yang dikhususkan untuk negara tertentu.
Contohnya:
.ID (Indonesia)
.US (Amerika Serikat)
.RU (Rusia)
.IN (India)
.JP (Jepang), dll
Itulah pengertian dan beberapa macam domain.
Dan selanjutnya adalah
Fungsi Hosting dan domain
Fungsi Hosting tidak lain semata-mata untuk menyimpan data yang ada pada website anda.
Jadi hosting itu seperti gudang yang ada pada toko. Tepat menyimpan persediaan, dll.
Terlepas dari itu, lalu data website seperti apakah yang disimpan di hosting?
Secara sadar dan tidak sadar ketika anda membuat sebuah artikel, dan artikel tersebut terbit di blog anda.
Kira-kira di mana tempat disimpannya artikel tersebut? Jadi semua orang bisa membacanya?
Artikel tersebut tersimpan di hosting. Dan apapun yang ada di website anda akan tersimpan di hosting. Baik itu gambar, dokumen, video, musik, dll. Semua yang anda terbitkan di website, maka file-file tersebut secara otomatis tersimpan di hosting.
Itulah singkatnya fungsi hosting.
Dan fungsi domain
Sudah kita sebutkan di atas, bahwa domain berfungsi untuk mengingatkan manusia ketika ingin mengakses sebuah website di internet. Selain itu, domain juga sangat berfungsi untuk membuat sebuah brand website anda. Yang nantinya akan dikenal oleh pengunjung-pengunjung setia blog anda.
*Baca juga: 10 Website Panduan Bisnis Online Terbaik di Indonesia
Lalu dimana…
Mendapatkan Hosting dan Domain berkualitas
Tentu saja anda mendapatkan hosting dan domain di situs kami, di Indoworx.com
Mengapa memilih kami?
99.99% Uptime Guarantee
Indoworx memberikan jaminan SLA (Service Level Agreement) 99.99% Uptime disemua layanan kami. Anda tidak perlu takut website Anda down.
Super Fast SSD Storage
Layanan Web Hosting kami menggunakan media penyimpanan dengan teknologi terbaru. SSD 10 kali lebih cepat dan Aman dari HDD.
Unlimited Bandwidth
Anda tak perlu takut kehabisan bandwidth jika menggunakan layanan web hosting kami. Indoworx tidak membatasi pemakaian Bandwidth Anda.
Amazing Hardware
Indoworx menggunakan perangkat keras tercepat yang memang dirancang untuk memenuhi kebutuhan layanan Web Hosting. Intel E5 Processors terbaru.
Performa Terbaik
Layanan kami memiliki stabilitas yang tinggi dan performa yang sangat cepat jika dibandingkan dengan penyedia layanan serupa lainnya.
Free 24×7 Support
Indoworx menawarkan pelayanan dan dukungan terbaik untuk Anda. Bantuan Support kami siap melayani Anda 24 Jam dalam seminggu!
Control Panel
Indoworx satu-satunya penyedia layanan web hosting di Indonesia yang memberikan dua varian Control Panel. InterWorx dan cPanel.
Super Speed Data Center
Kami menyediakan lokasi Data Center Singapura yang merupakan Data Center tercepat untuk diakses di Indonesia maupun Internasional.
Tidak ada penjual hosting dan domain yang murah tapi berkualitas seperti kami. Anda bisa bandingkan sendiri. Dan bisa tandingkan sendiri
Contoh Domain Name Populer Selain .COM

1. .ID
Ekstensi domain pertamayang bisa Anda pilih selain .COM adalah .ID. Domain yang menjadi identitas bangsa Indonesia ini mulai populer digunakan sejak tahun 2014 ketika para registrar domain memberlakukan diskon beesar-besaran untuk setiap pembelian domain .ID.
Saat ini domain .ID sudah marak digunakan oleh banyak website bonafit. Contohnya seperti situs berita Beritagar.id, perusahaan rekaman dan label musik: musica.id, dan lain sebagainya.
2. .NET
Berkat kata-kata yang menunjukkan identitas internet, ekstensi domain .NET menjadi pilihan kedua yang banyak dibeli oleh pengguna di seluruh dunia. Contoh domain .NET biasanya banyak digunakan oleh perusahaan berbasis IT.
3. .ORG
Apakah Anda sedang berencana membangun website organisasi? Jika iya, maka ekstensi nama domain .ORG merupakan pilihan tepat yang diekomendasikan. Penggunaan ekstensi domain ini sedikit banyak juga akan mampu meningkatkan citra komunitas Anda di mata para anggota yang tertarik untuk bergabung.
4. .CO
Sejatinya kstensi domain .CO merupakan identitas yang ditujukan untuk warga negara Colombia. Namun, Anda bisa menggunakan domain ini secara bebas baik untuk website berita, website portofolio, atau perusahaan. Istilah .CO yang mirip dengan .COM sedikit banyak juga menjadi enyebab utama mengapa popularitas .CO kian menanjak.
5. .INFO
Ekstensi domain .info merupakan salah satu jenis generic Top Level Domain (g TLD) yang diumumkan pertama kali pada akhir tahun 2000-an. Hingga April 2008 atau kurang dari sepuluh tahun berselang, domain .INFO tercatat sudah digunakan sebanyak 5,2 juta orang dari seluruh dunia. Menarik bukan?
6. .CO.ID
Berbeda dari domain .COM atau beberapa domain sebelumnya, ekstensi .CO.ID merupakan jenis domain terbatas yang bisa menaikkan kredibilitas website Anda. Kenapa bisa begitu? Hal ini dikarenakan rumitnya persyaratan mutlak yang harus dilampirkan ketika ANda mendaftarkan domain ini.
Dalam beberapa kasus, ekstensi .CO.ID bahkan memiliki pamor lebih tinggi dibandingkan domain .COM, jadi jika Anda mampu memenuhi persyaratan yang ditentukan sebaiknya mengambil domain ini.
Contoh domain ekstensi .CO.ID : Kaskus.co.id, klikbca.co.id, Citilink.co.id

7. .ME
Pada awal kemunculannya, ekstensi domain .ME banyak digunakan oleh para blogger untuk menampilkan identitas mereka. Alhasil, saat pada tahun 2016 ekstensi country code Top Level Domain (ccTLD) untuk negara Montenegro ini berhasil mencapai jumlah 1 juta registrasi. Contoh domain .ME yang cukup populer di Indonesia adalah Lintas.Me dan Keepo.Me.
8. .US
Domain ini merupakan identitas untuk warga negara Amerika Serikat. Sama seperti .ID, ekstensi domain yang diperkenalkan sejak tahun 1985 ini awalnya tidak banyak digunakan oleh kalangan pribadi, namun seiring berjalannya waktu domain .US kini sudah sangat populer di jagat internet.
9. .TV
Ketika pertama kali melihat ekstensi domain .TV sebagian dari Anda pasti mengira bahwa domain ini ditujukan untuk stasiun televisi, benar begitu bukan? Dalam praktek peruntukannya, hal tersebut memang tidak salah, namun domain .TV sejatinya merupakan ekstensi yang ditujukan sebagai country code Top Level Domain (ccTLD) untuk negara Tuvalu.
10. .BIZ
Seperti yang Anda duga, domain .BIZ merupakan ekstensi generic Top Level Domain yang dibuat untuk mengakomodir kebutuhan website bisnis. Tidak ada batasan negara untuk pengguna domain .BIZ, hanya saja secaa spesifik domain ini sebaiknya digunakan oleh entitas bisnis bonafit yang kebetulan nama domainnya sudah tidak tersedia dalam ekstensi .COM.
Jenis-jenis Layanan Hosting
Setelah mengetahui cara kerja web hosting, Anda perlu mengetahui jenis layanan Ada beragam jenis-jenis hosting yang tersedia yang penggunaannya menyesuaikan kebutuhan penyimpanan file website Anda, yaitu:
Shared hosting adalah layanan hosting dimana sebuah server digunakan secara bersama-sama oleh banyak pengguna sekaligus. Para pengguna layanan shared hosting tersebut berbagi resource & kapasitas server bersama-sama.
User memiliki hak akses terbatas ke server dan setting server sudah ditentukan oleh pengelola server.
Shared Hosting ibarat menyewa sebuah rumah bersama teman-teman Anda.
Masing-masing memiliki kamar sendiri, tapi dapur dan kamar mandinya dipergunakan bersama. Jadi jika misalnya seseorang menggunakan kamar mandi atau dapur terlalu lama, maka berpotensi menganggu aktivitas teman Anda yang lainnya.
Pada contoh ini Anda dan teman Anda diibaratkan sebagai akun hosting, sementara kamar mandi dan dapur adalah resource hosting Anda.
Kelebihan shared hosting:
- Dari sisi biaya, menyewa shared hosting cukup hemat dan ekonomis dibanding menyewa VPS atau Dedicated Server.
- Untuk pemula menggunakan shared hosting cukup memudahkan, karena Anda tidak perlu direpotkan dengan setting server sendiri.
- Dari sisi support, biasanya layanan hosting menyediakan support yang siap membantu Anda selama 24 jam.
- Jika ada permasalahan pada server Anda tidak perlu turun tangan sendiri, penyedia server akan memperbaiki permasalahan tersebut.
Kekurangan shared hosting:
- Karena dipergunakan bersama – sama, jika salah satu pengguna menyebabkan overload atau gangguan pada server maka pengguna yang lain berpotensi terkena dampaknya.
- Pengguna shared hosting memiliki akses yang sangat terbatas pada server dan hanya dapat mengakses serta mengelola filenya sendiri.
- Seluruh setting batasan / limit sudah ditentukan oleh pengelola server, Pelanggaran pada ketentuan pengelola server dapat mengakibatkan penahanan hingga penghapusan akun hosting.
Shared Hosting cocok untuk anda yang baru memulai membuat website namun penggunaan resourcenya tidak terlalu tinggi.
Baca juga: Cara Cek Website Down atau Tidak
2. VPS Hosting/VPS Server
VPS Hosting/VPS Server merupakan server hosting fisik yang dibagi-bagi kembali menjadi server virtual dan difungsikan sebagai server hosting tersendiri.
Pengguna memiliki root akses VPS server masing-masing dan memiliki wewenang penuh melakukan pengaturan server VPS-nya. Untuk mengelola server VPS, Anda membutuhkan pengetahuan dasar mengenai server.
Bila diibaratkan, VPS adalah sebuah gedung apartemen.
Masing – masing kamar memiliki fasilitasnya sendiri, seperti kamar mandi, dapur, ruang tamu dll. Sehingga semua penghuni memiliki kebebasan akses dalam mengatur dan menggunakan isi kamar apartemennya.
Walaupun begitu, karena masing-masing apartemen berada pada gedung yang sama, maka listrik dan sumber airnya masih berbagi dan dipergunakan bersama-sama.
Ini dia kelebihan dan kekurangan jika Anda menggunakan VPS:
Kelebihan VPS:
- Dari sisi harga VPS masih jauh lebih terjangkau dibandingkan Dedicated Server.
- Anda bisa & bebas mengcustomisasi server VPS yang Anda miliki.
- Pada jenis VPS managed, ada tim support yang akan membantu Anda 24 jam.
- Memiliki akses root server VPS.
- Scalable, Anda dapat menurunkan atau meninggikan resource tanpa harus mengalami downtime.
Kekurangan VPS:
- Diperlukan pengetahuan dasar tentang server dan sistem operasi.
- Biaya yang dikeluarkan lebih tinggi dari shared hosting.
- Harus menginstal control panel sendiri.
VPS hosting cocok untuk pengguna hosting yang pengunaan resource hostingnya sudah tidak dapat ditampung dengan shared hosting biasa atau membutuhkan module module tertentu yang pada layanan shared hosting biasanya tidak ada / dinonaktifkan.
Dedicated Server & Colocation Server
Dedicated server dan Colocation Server sebenarnya merupakan server yang sama, yang membedakan adalah komponen hardware Dedicated Server menyewa milik datacenter, sedangkan Colocation server, server fisik dan semua komponennya dibeli sendiri, mulai dari hardware, software, firewall hingga komponen lainnya dan diletakkan di data center untuk dikelola & dirawat. Pengguna memiliki root access server dan memiliki wewenang penuh memanajemen server-nya. Untuk mengelola Dedicated dan Colocation Server, Anda juga membutuhkan pengetahuan tentang server.
Bila diibaratkan Dedicated Server maupun Colocation server adalah sebuah gedung yang Anda tempati sendiri.
Anda bebas menggunakan dan mengatur segala fasilitas didalamnya. Gedung ini terletak di sebuah kompleks yang disebut data center. Walaupun bebas, jika terjadi sesuatu dengan data center Anda maka gedung/server yang Anda miliki dapat terkena imbasnya misalnya mati listrik atau bencana alam.
Seperti Shared hosting dan VPS Hosting, Dedicated Server juga memiliki kelebihan dan kekurangan, di antaranya …
Kelebihan Dedicated/Colocation Server
- 1 Server fisik yang hanya dipergunakan untuk Anda.
- memiliki akses root server.
- Anda yang menerapkan aturan sendiri.
- Kontrol penuh untuk meningkatkan spesifikasi server sendiri.
- Resource yang besar untuk Anda sendiri.
Kekurangan Dedicated/Colocation Server
- Diperlukan pengetahuan dasar tentang server dan sistem operasi.
- Biaya yang dikeluarkan lebih tinggi dari shared hosting.
- Harus menginstall control panel sendiri.
- Jika melakukan upgrade/downgrade maka akan mengalami downtime karena server harus dimatikan.
Sumber: https://www.google.com/amp/s/www.indoworx.com/pengertian-hosting-dan-domain/amp/
Sumber:
https://www.google.com/amp/s/www.niagahoster.co.id/blog/cara-kerja-web-hosting/
Sumber:
https://bikin.website/blog/10-contoh-domain-name-populer-selain-com/




Komentar
Posting Komentar